18

Nov 2005

untuk dari

tadi lewat jalan itu lagi,

kali ini dengan nada yang berbeda.

aku coba perhatikan tiap kata,

menghindari nada lama.

"bagaimana?", kata itu bertanya?

aku? di mana bagianku?

isi kepalaku berputar,

isi dadaku terlilit.

kata itu milikku,

nada itu kepunyaanku.

sebentar lagi tiba, tinggal 1 putaran,

2 jembatan, dan 5 belokan.

kata sudah berlalu, nada juga berganti,

tapi tanya? dia tertinggal, atau,

dia memang enggan pergi.

mungkin butuh angka lebih dari 3 6 dan 5,

menghitungnya tidak akan mudah.

maafkanlah, aku memang tak pantas,

malaikatmu ini berhati iblis.

.

menjauhlah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *