19

Sep 2006

hidup sederhana

Kalau hidup bisa seperti barisan semut rasanya semua tidak akan serumit ini. yang belakang tidak akan tertahan oleh yg depan, dan sebaliknya yg depan juga tidak akan terdorong oleh yang dibelakang. semua berjalan bersama. kalaupun ada yg harus terhenti, barisan tetap dijaga rapi.

Kalau hidup bisa seperti kumpulan awan rasanya semua tidak akan serumit ini. masing masing terbang kearah mana angin bertiup, walaupun bertemu tidak akan saling menghancurkan.

Kalau hidup bisa seperti tumpukan komik di kamarku rasanya semua tidak akan serumit ini. semua berada dalam urutannya masing-masing. Terkadang ada yang keluar dan terselip, tapi dapat dengan mudah dikembalikan.

Jadi hidup itu seperti apa ya? seperti tombol pada keyboard laptopku? seperti kumpulan baju dalam lemari bajuku? atau mungkin seperti irisan apel yang baru kuhabiskan? sepertinya hidup itu hanya ada dalam mimpi. berharaplah tidak terbangun pada momen yang paling menentukan. mari hidup…

One thought on “hidup sederhana

  1. i know that the real topic is not “living simple”, but “when will my time come”, because………
    you wish that the one behind (you), won’t get stuck by those in front (your sis), hehehehe…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *