Ok, menyambung post gw dulu mengenai Environment Profile, sekarang gw share sedikit techie-nya. Buat yang udah kenal komputer dari jaman dos sih pasti ga asing sama batch file (dikenal dengan ekstensi bat), karena sering digunakan pada jaman itu. Tapi, ternyata batch masih tetap bisa bermanfaat sampai era windows sekarang, paling tidak buat gw (^_^)

Nah, hal dasar mengenai batch file ialah dia dapat berfungsi sebagaimana halnya aplikasi, hanya saja terbuka dengan bebas untuk dapat dibuka maupun dimodifikasi oleh siapapun. Batch file dijalankan oleh Windows dalam mode dos. Gw hanya akan membahas teknik di batch yang gw pake dalam membuat shortcut untuk environment profile di komputer gw.

  1. Untuk membuatnya, kita bisa menggunakan program edit.com dari dos, atau notepad dari windows. Kalau gak biasa pake dos, gw saranin pake notepad aja, hasilnya sama saja ko.

  2. Pada baris pertama gw pasti kasih @ECHO OFF. Fungsi ECHO OFF ialah agar command yang dijalankan di setiap barisnya tidak ditampilkan pada layar, sementara @ pada bagian depan agar baris itu sendiri juga tidak ditampilkan. Oh iya, batch file juga case insensitive, jadi gak perlu khawatir salah2 ketik antara huruf besar dan kecil.

  3. Agar mudah di mengerti (baik oleh kita nantinya ataupun orang lain), biasakan untuk selalu mensegmentasi command yang ada, dan selalu berikan comment (informasi/petunjuk) pada setiap segmen tersebut. Untuk membagi kelompok, cukup pisahkan saja dengan baris kosong, dan untuk memberi comment, mulailah suatu baris dengan REM.

  4. Untuk menjalankan (me-run) aplikasi lain, ada dua metode yang saya pakai. Satu ialah, jalankan dan tunggu sampai selesai baru lanjutkan ke command berikutnya, dan satunya lagi ialah jalankan dan segera lanjutkan dengan command berikutnya tanpa menunggu. Cara satu cukup tuliskan nama file aplikasi tersebut lengkap dengan Path lokasinya. Kurung dengan tanda kutip apabila ada spasi pada salah satu nama folder ataupun file. Cara satunya lagi, hampir sama dengan cara satu, tapi gunakan command start sebelum nama file tersebut.

  5. Selain menjalankan aplikasi, batch file juga bisa memulai atau menghentikan service, bahkan menjalankan banyak command dos lainnya seperti copy, delete, rename, dll. Gunakan saja syntax normal selayaknya kita bekerja dalam dos.

  6. Fungsi lain yang sangat penting ialah mematikan (menutup) program yang sedang berjalan. Gunakan command taskkill. Ingat, ada aplikasi yang akan menganggap dirinya tertutup secara tidak baik bila menggunakan command ini.

Nah, supaya lebih jelas, mending lihat langsung contoh penggunaanya deh:

Environment Configuration-WorkTime.bat

@echo off

REM -- Running Applications --
start "" "C:\Program Files\EssentialPIM\EssentialPIM.exe"

REM -- Running Apache Web Server and Monitor --
DEL "C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\conf\httpd.conf"
COPY "C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\conf\httpd-osc.conf" "C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\conf\httpd.conf"
"C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\bin\httpd.exe" -w -n "Apache2" -k start
start "" "C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\bin\ApacheMonitor.exe"

REM -- Running MySQL Database Server and Monitor --
net start MySQL
start "" "C:\Program Files\MySQL\MySQL Tools for 5.0\MySQLSystemTrayMonitor.exe"

Environment Configuration-FunTime.bat

@echo off

REM -- Closing Apache Web Server and Monitor --
call "C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\bin\httpd.exe" -w -n "Apache2" -k stop
taskkill /im ApacheMonitor.exe /f

REM -- Running MySQL Database Server and Monitor --
net stop MySQL
taskkill /im MySQLSystemTrayMonitor.exe /f

REM -- Closing Applications --
taskkill /im EssentialPIM.exe /f

Mau bahan yang lebih dalem lagi? cek aja disini (^_^)

One thought on “Batch File in Windows XP

  1. sangat membantu kebetulan lg bljr dos jg..
    btw di atas di bilang bisa di modifikasi oleh siapa pun. gmn yah caranya? utk ngerubah code yg udh ada.

  2. Alow, seperti yang gw share di atas, tinggal mencari file Batch yang ingin di modifikasi (file dengan ekstensi bat), lalu ikuti step 1 🙂

  3. Wah, om kiki, mohon maaf nih, aku juga kurang tahu tuh, maklumlah ga pernah pake dos lagi, apalagi printer jaman sekarang kan sudah macam2 portnya (^^)

    Coba cek buku manual atau informasi di web mengenai printernya.

  4. makasih mas udah kasie info ttg batch file, tp selanjutnya harus yang lebih menarik, misalnya ttg linux gt???

  5. walah kang udin, comment nya langsung bejibun
    🙁 Jangan diapa2in dong kang blog ane, apalagi muka, udah jelek gini ntar jadi kaya gimana lagi?
    😀 en itu yg pake bahasa asing aku sing ngartos maksudnya mas. Mohon translate dong 😛
    🙂 gambar animasi yg mana nih maksudnya?

  6. mz lam knal 🙂
    kalo mau hapus file tertentu misal kan ada virus seperti dc.exe, fun.exe, SVIQ.exe
    nah foemat penulisan dalam kode file bath kayak mana? balas ke email ya

  7. alow wahyu, harusnya sih caranya cukup ketikan perintah dos untuk menghapus file tersebut (del namafile). Tapi ingat nama file harus lengkap dengan lokasi file tersebut (disk dan folder dimana file itu berada)

  8. punten saya juga baru belajar,

    mungkin kalau dixp. batch file tambahkan ini :
    net use \\komputer_name\nm_printer
    atau kalau mau save ke file bisa
    pake LPT2FILE.EXE, tapi kalau ada pilihan tinggal tambah parameter saat jalankan batch file.

  9. nanya.. tetang file bat (.bat)
    misal : syntax SQL “select harga1,harga2 from masterbrg where harga1 > harga2”

    tanda “>” tidak dikenal sebagai (lebih besar).. caranya gimana y??
    tengkiu…

  10. salam kenal pak…
    mau tanya kalo mau buat batch file untuk backup data yang ada di jaringan tapi beda domain gmn ya pak..?
    trims

  11. wah, agak ribet juga (^^) kenapa ga cari freeware aja yg bisa backup melalui jaringan, kan lebih gampang dan lebih mudah bisa langsung di atur schedulenya juga 🙂

  12. makasih gan, manfaat bgt…
    eh mas, kl mau manggil/ngejalanin file batch yg lain gmn caranya??

  13. @echo off
    title Say’s
    color 0a
    :awal
    echo Terima Kasih
    echo.
    set /p a= answer:
    if not defined a goto awal
    if %a%== sama goto yes
    if not exist %a%== sama goto no
    goto awal
    :yes
    echo salam kenal aja!!
    echo bye-bye
    pause>nul
    goto pesan
    goto yes
    :no
    start “title” “http://muhammadchandra.blogspot.com/
    goto pesan
    goto no
    :pesan
    msg * bye – bye
    msg * created by:
    msg * muhammadchandra.blogspot.com
    goto pesan

  14. @anong sama2 gan, caranya tinggal ketik lokasi file batch satunya, kalau lokasinya pasti satu folder bisa saja dengan langsung mengetik nama filenya.

    @m_chandra salam kenal kembali mas chandra, trims buat contohnya, sayang blog saya ga bisa handle batch command ya :p hehehe

  15. Om..
    maw tanya nih..
    wa bkin file batch yg mawnya bwat hapus file2 yg ad di folder tertentu. tpi g jlan.. –a

    command-nya

    @echo off
    REM — Deleting Files —
    DEL “D:\New Folder”

    btw klo file di folder tu cma satu file bsa dihapus tp klo bnyak g bsa..
    tlg skalian cara ngilangin prompt y/n nya gmn..
    makasih sblumnya.. tutornya bermanfaat bwat orang cupil kek saya.. hohoho…

  16. Om..
    maw tanya nih..
    wa bkin file batch yg mawnya bwat hapus file2 yg ad di folder tertentu. tpi g jlan.. –a

    command-nya

    @echo off
    REM — Deleting Files —
    DEL “D:\New Folder”

    btw klo file di folder tu cma satu file bsa dihapus tp klo bnyak g bsa..
    tlg skalian cara ngilangin prompt y/n nya gmn..
    makasih sblumnya.. tutornya bermanfaat bwat orang cupil kek saya.. hohoho…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *